Sumbar.Disway.id - Warga yang menempati Hunian Sementara (Huntara) Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menerima bantuan bahan pokok dari Paten Mekar Tani untuk membantu meringankan beban para penyintas bencana. "Bantuan ini diharapkan juga bisa memenuhi kebutuhan harian saat Ramadhan," ujar Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, saat menerima bantuan tersebut di 2x11 Kayu Tanam, Rabu, 25 Februari 2026. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Paten Mekar Tani atas kepedulian dan bantuan yang disalurkan kepada warga Huntara Asam Pulau. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak untuk masyarakat Padang Pariaman, khususnya yang terdampak bencana, menjadi energi besar bagi pemerintah daerah dan warga untuk segera bangkit setelah musibah. Karena itu, Pemda Padang Pariaman berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai unsur masyarakat, pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan guna mempercepat proses pemulihan pascabencana demi mewujudkan daerah yang tangguh dan pulih lebih kuat. Ia juga berharap warga yang masih tinggal di Huntara tetap tabah dalam menghadapi cobaan serta terus berdoa agar ujian tersebut segera terlewati. Bantuan yang disalurkan Paten Mekar Tani berupa kebutuhan pokok, yakni 30 dus mi instan, 50 karung beras ukuran lima kilogram, teh, kopi, serta air mineral. Di Kabupaten Padang Pariaman saat ini terdapat dua unit Huntara, yakni di Asam Pulau yang dihuni 34 kepala keluarga dan di Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, dengan 40 kepala keluarga. Sesuai rencana, para penghuni akan menetap di Huntara selama enam bulan atau hingga pemerintah membangun hunian tetap bagi mereka. Sementara itu, Ketua Paten Mekar Tani Padang Pariaman, Ari Irpendi Putra, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari gerakan kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera Barat yang diharapkan dapat membantu meringankan beban para penyintas bencana alam.