Sumbar.Disway.id - Sekitar 40 persen orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat yang tinggi. Padahal, mengetahui kondisi tersebut penting agar dapat melakukan perubahan pola makan guna menjaga kadar kolesterol tetap sehat sekaligus menekan risiko penyakit jantung.
Melansir Eating Well, Jumat, 20 Februari 2026, terdapat sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan kolesterol. Salah satunya adalah mengonsumsi jus buah delima sebagai minuman di pagi hari.
“Jus delima kaya akan polifenol, antioksidan kuat yang membantu melindungi kolesterol LDL dari kerusakan oksidatif, yang merupakan langkah kunci dalam pembentukan plak,” kata Ahli Gizi terdaftar Karman Meyer, RDN.
Dalam sebuah penelitian berskala kecil terhadap orang dewasa paruh baya dengan kelebihan berat badan dan dislipidemia (kondisi yang mencakup kolesterol tinggi), diketahui bahwa konsumsi sekitar satu cangkir jus delima setiap hari selama dua minggu memberikan manfaat berupa penurunan kadar kolesterol LDL.
Riset lain juga menunjukkan bahwa pada penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, konsumsi buah delima dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Selain delima, ahli gizi Ali McGowan MS RD menyebutkan bahwa smoothie berbahan susu oat tanpa pemanis, aneka berry, serta biji chia—yang semuanya merupakan sumber serat larut—dapat menjadi pilihan minuman pagi yang baik untuk kesehatan jantung.
Ahli gizi Amy Woodman turut menyarankan konsumsi segelas jus tomat karena kandungan likopen di dalamnya. Likopen adalah antioksidan yang terdapat pada makanan berwarna merah seperti tomat dan telah terbukti membantu meningkatkan kadar kolesterol baik, khususnya HDL.
Untuk menjaga tekanan darah tetap stabil, sebaiknya memilih jus tomat rendah sodium atau tanpa tambahan sodium.
Sementara itu, bagi yang lebih menyukai minuman hangat di pagi hari, secangkir teh hijau bisa menjadi alternatif. Teh hijau dikenal kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
“Konsumsi teh hijau telah dikaitkan dengan penurunan kolesterol total dan LDL yang moderat dalam studi klinis,” kata McGowan.
Pada akhirnya, kesehatan jantung dipengaruhi oleh keseluruhan pola makan, bukan hanya satu jenis makanan atau minuman saja. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dalam kebiasaan makan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.