SUMBAR.DISWAY.ID -- Anak-anak di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang mendapatkan pembekalan mengenai cara melindungi diri dari tindak kekerasan. Pembekalan ini bertujuan agar anak-anak lebih mampu menghindari berbagai bentuk kekerasan yang mungkin terjadi di lingkungan pergaulan mereka.
Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang Kekerasan pada Anak tersebut dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan KPIK pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa yang tengah mengikuti Pesantren Ramadan.
Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak dan remaja mengenai perlindungan diri serta meningkatkan kesadaran terhadap berbagai bentuk kekerasan yang bisa terjadi di lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Menteri Kebudayaan Nilai Museum Rahmah El Yunusiyyah Potensial Jadi Destinasi Edukasi Sejarah
"Kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat bagi anak-anak. Kita memberikan pemahaman kepada anak-anak dan remaja tentang perlindungan diri serta kesadaran terhadap berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sekitar," ujarnya di hadapan peserta yang sebagian besar merupakan siswa SD dan SMP.
Sementara itu, Ketua Forum Remaja Daerah PKBI Sumatera Barat, Nurul Husni, mengajak para peserta untuk lebih peka dan waspada dalam menjaga diri dari berbagai tindak kejahatan, baik agar tidak menjadi korban maupun tidak terlibat sebagai pelaku.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali batasan diri, berani mengatakan tidak, serta melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang tidak aman.
Sebagai upaya mendukung deteksi dini terhadap berbagai bentuk kekerasan, para peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai situasi yang mungkin mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:Disambut Antusias Warga, Wagub Vasko Serahkan Bantuan untuk 2 Masjid di Pessel
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis interaktif yang diikuti dengan antusias oleh para peserta sebagai bentuk penguatan terhadap materi yang telah disampaikan.
"Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya menjaga diri, berani bersikap ketika menghadapi situasi yang tidak aman, serta tumbuh menjadi anak dan remaja yang sehat, cerdas, dan berperilaku positif dalam kehidupan sehari-hari," jelas Nurul Husni.
Sosialisasi ini diinisiasi oleh Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (P3KA) DP3AP2KB Kota Padang. Kegiatan tersebut juga dihadiri kader serta pengurus TP-PKK setempat.