SUMBAR.DISWAY.ID -- Ratusan anak Raudhatul Athfal (RA) memeriahkan Pawai Ta’aruf Ajang Kompetisi Seni, Olahraga, dan Agama (AKSIORA) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kota Payakumbuh, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan yang diikuti 340 peserta dari 12 RA di bawah naungan Kementerian Agama Kota Payakumbuh itu menjadi penutup rangkaian AKSIORA tahun ini.
Pawai dimulai dari halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh menuju Simpang Kasda, Tugu Adipura, Simpang Muhammadiyah, dan kembali finis di titik awal. Kehadiran para peserta dengan berbagai atribut dan penampilan kreatif menarik perhatian masyarakat di sepanjang rute kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini sebagai fondasi utama membentuk generasi masa depan yang unggul secara intelektual maupun moral.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, Pemkab Pessel Stabilkan Harga Pangan Lewat Pasar Murah
Menurutnya, pendidikan anak tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu menumbuhkan nilai disiplin, kreativitas, sportivitas, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Anak-anak perlu tumbuh dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kreativitas, kesehatan fisik, dan nilai agama yang kuat. Pembentukan karakter sejak dini menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan seperti AKSIORA dapat menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk belajar tampil percaya diri, berani bersosialisasi, serta mengembangkan bakat dan kemampuan sejak dini.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremoni atau perlombaan, tetapi bagian dari proses pembentukan mental, karakter, dan kemampuan sosial anak,” katanya.
BACA JUGA:600 Siswa Tamtama TNI AD Gelombang I Resmi Dilantik
Selain itu, ia juga mengapresiasi peran guru RA yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk dasar pendidikan dan kebiasaan baik bagi anak-anak usia dini.
“Guru RA tidak hanya mengajarkan membaca dan menulis, tetapi juga menanamkan disiplin, kebiasaan baik, dan nilai moral kepada anak-anak,” tambahnya.
Ia turut menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung proses pendidikan anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan membutuhkan sinergi antara sekolah dan orang tua.
“Kolaborasi antara guru dan keluarga menjadi kunci dalam membentuk karakter anak yang baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Gerakan Tanam 50 Ribu Hektare Dimulai, Payakumbuh Ambil Peran Perkuat Swasembada Pangan
Sementara itu, Ketua Panitia AKSIORA Chandri Susanti mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah pengembangan kreativitas, keberanian, serta penguatan karakter islami bagi anak-anak RA di Kota Payakumbuh.