Longsor Putus Akses Palembayan-Bukittinggi, Pemprov Sumbar Turunkan Ekskavator

Sabtu 03-10-2026,20:04 WIB
Reporter : Esnoe Wardhana
Editor : Esnoe Wardhana

SUMBAR.DISWAY.ID - Akses jalan provinsi yang menghubungkan Palembayan, Kabupaten Agam, dengan Kota Bukittinggi sempat terputus setelah material longsor menimbun badan jalan di kawasan Labuah Sampik, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Jumat (2/10) malam.

Untuk membuka kembali jalur tersebut, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menurunkan satu unit alat berat jenis ekskavator pada Sabtu. Alat berat itu digunakan untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun badan jalan.

"Satu unit alat berat sudah mulai bekerja untuk membersihkan material tanah longsor menimbun badan jalan menghubungkan Palembayan, Kabupaten Agam ke Kota Bukittinggi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Abdul Ghafur, di Lubuk Basung, Sabtu.

Abdul Ghafur mengatakan BPBD Agam lebih dulu berkoordinasi dengan Dinas BMCKTR Sumbar sebelum alat berat tersebut dikerahkan ke lokasi longsor.

Koordinasi itu dilakukan setelah longsor menimbun badan jalan sepanjang 20 meter dengan tinggi material mencapai empat meter. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/10), sekitar pukul 20.30 WIB.

Longsor Bawa Pohon Sawit dan Tumbangkan Tiang Listrik

Material longsor tidak hanya menutup badan jalan. Tanah yang bergerak juga membawa pohon sawit sehingga kendaraan roda dua tidak dapat melintas dan arus lalu lintas di lokasi tersebut terputus total.

"Longsor juga menumbangkan dua tiang listrik, sehingga listrik di lokasi sekitar menjadi padam," kata dia lagi.

Abdul Ghafur mengakui longsor tersebut merupakan kejadian susulan yang terjadi setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu. Sebelumnya, lokasi yang sama juga beberapa kali mengalami longsor.

Kondisi tersebut menambah gangguan pada akses jalan yang sebelumnya sudah mengalami perubahan jalur. Jalan di kawasan itu merupakan pengalihan badan jalan dengan mengambil daerah ketinggian karena badan jalan sebelumnya terban pada akhir November 2025.

Badan Jalan Sebelumnya Terban pada November 2025

Perubahan jalur dilakukan karena badan jalan sebelumnya mengalami kerusakan hingga terban seluruhnya. Pemerintah kemudian mengalihkan badan jalan dengan mengambil daerah yang lebih tinggi di samping jalur sebelumnya.

"Ini merupakan pengalihan badan jalan dengan mengambil daerah ketinggian, akibat badan jalan sebelumnya terban pada akhir November 2025.

"Badan jalan terban seluruhnya, sehingga dialihkan dengan mengambil daerah ketinggian disamping badan jalan tersebut," katanya lagi.

Kategori :