Dari jumlah itu, sebanyak 11.310 merupakan usaha mikro, 173 usaha kecil, dan 22 usaha menengah. Para pelaku usaha tersebut menjalankan kegiatan ekonomi di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, jasa, industri pengolahan, kerajinan, hingga perdagangan.
Musperi menjelaskan, pada 2026 Kabupaten Solok Selatan juga memperoleh penghargaan Juara I Regional Sumatera kategori Penurunan Tingkat Pengangguran. Pemerintah daerah menerima reward sebesar Rp3 miliar atas pencapaian tersebut.
Pemkab Solok Selatan kemudian mengalokasikan reward itu untuk mendukung pengembangan UMKM. Salah satu bentuk pemanfaatannya ialah penyaluran bantuan peralatan kepada para pelaku usaha.
"Dari reward tersebut kita alokasikan untuk mendukung UMKM, yang direalisasikan dalam bentuk bantuan peralatan kepada para pelaku usaha," ujar dia.