Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung para kreator dan pihak lain yang terlibat dalam produksi animasi. Dengan ekosistem yang kondusif, mereka dapat lebih fokus mengembangkan cerita dan menghasilkan karya.
Secara keseluruhan, nilai industri anime Jepang kini telah meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan ketika AJA mulai menghimpun data industri pada 2002. Rekor pendapatan Rp516,6 triliun pada 2025 sekaligus menunjukkan semakin besarnya pasar anime di tingkat global.