SUMBAR.DISWAY.ID - Sebanyak 2.658 pencari kerja telah mendaftar dalam Job Fair Online Sumbar 2026 hingga Rabu pagi. Kegiatan yang berlangsung pada 4-10 November 2026 ini menawarkan 1.342 lowongan pekerjaan dari 43 perusahaan yang berpartisipasi.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar bursa kerja tersebut untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan sekaligus mempermudah proses rekrutmen. Seluruh tahapan berlangsung secara daring sehingga pencari kerja tidak perlu mendatangi perusahaan secara langsung.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah secara resmi membuka Job Fair Online Sumbar 2026 di Auditorium Gubernuran Sumbar pada 4 November 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan bahwa keberhasilan bursa kerja tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya perusahaan dan posisi yang ditawarkan.
Menurut Mahyeldi, penyerapan tenaga kerja serta dampaknya terhadap penurunan angka pengangguran di daerah juga menjadi ukuran penting keberhasilan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini memudahkan masyarakat mengakses informasi pekerjaan dan mengikuti tahapan rekrutmen tanpa harus mendatangi perusahaan secara langsung. Ini juga menjadi upaya mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan kompetensi yang dimiliki pencari kerja,” kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Padang, Rabu.
Mahyeldi Tekankan Penyerapan Tenaga Kerja dan Kualitas SDM
Mahyeldi menjelaskan bahwa pengangguran bukan hanya persoalan ekonomi. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat serta ketahanan keluarga.
Karena itu, pemerintah perlu memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan kompetensi yang lebih baik, masyarakat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada 43 perusahaan yang ikut menyediakan 1.342 formasi pekerjaan dalam kegiatan tersebut.
"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada 43 perusahaan yang telah berpartisipasi menyediakan 1.342 formasi pekerjaan. Keterlibatan perusahaan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan," kata dia.
Ia berharap Pemprov Sumbar dapat menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin agar semakin banyak warga memperoleh kesempatan kerja.
Mahyeldi turut mengingatkan para pencari kerja supaya mencermati persyaratan setiap posisi yang tersedia. Mereka juga perlu menyiapkan daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV) beserta dokumen pendukung secara lengkap sesuai ketentuan perusahaan.
Selain memperluas akses terhadap lowongan, Mahyeldi menyoroti pentingnya kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri atau link and match. Menurutnya, pendidikan vokasi, sekolah menengah kejuruan (SMK), serta lembaga pelatihan perlu diperkuat agar mampu menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja.
Upaya peningkatan kualitas tenaga kerja tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kewirausahaan, peningkatan investasi, dan perluasan akses informasi pasar kerja.
Kemenaker Soroti Ketidaksesuaian Kompetensi, 2.658 Orang Sudah Mendaftar