FFI 2026 Luncurkan Program Masterclass dan Nomination Week untuk Dekatkan Publik dengan Sinema

FFI 2026 Luncurkan Program Masterclass dan Nomination Week untuk Dekatkan Publik dengan Sinema

--

SUMBAR.DISWAY.ID – Kabar gembira bagi Anda para pencinta sinema dan pegiat film di tanah air. Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026 siap menghadirkan rangkaian kegiatan baru yang inovatif.

Aktris sekaligus Ketua Pelaksana dan Ketua Bidang Program FFI, Prilly Latuconsina, menjelaskan bahwa pergelaran tahun ini akan menyuguhkan aktivitas edukatif yang mampu menjangkau masyarakat secara luas lewat pembagian pengetahuan sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi industri kreatif.

Pihak panitia akan menyuguhkan dua gebrakan utama dalam ajang penghargaan film tahunan ini, yaitu Masterclass FFI dan Nomination Week.

"Kita akan mengadakan Master Class FFI yang ini juga merupakan masukan dari banyak sineas-sineas dan mahasiswa dari tahun lalu yang akan menjadi program FFI di tahun sebelumnya. Jadi tahun sebelumnya tim program keliling Indonesia yang akan berkolaborasi dengan Festival lokal dan juga berkolaborasi dengan institusi pendidikan ada mahasiswa-mahasiswa di sana mereka itu request pendidikan," kata Prilly dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Kelas Sinema Digital untuk Generasi Sineas Inovatif

Langkah pengadaan kelas keahlian ini lahir sebagai jawaban konkret atas aspirasi para pencinta film di berbagai daerah. Panitia akan mengemas Masterclass FFI ini ke dalam bentuk tayangan video berkualitas tinggi. Nantinya, rekaman edukatif tersebut akan tayang secara resmi di platform digital FFI agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat mengaksesnya dengan mudah tanpa sekat jarak.

Pihak komite merancang program ini secara berkelanjutan agar efek positifnya terasa dalam waktu yang lama bagi ekosistem perfilman Indonesia.

"Harapannya program ini juga bisa menjadi investasi jangka anjang karena ini bisa terus dilakukan sampai tahun-tahun berikutnya karena tidak pernah habis kalau ngomongin pengetahuan kita setiap hari belajar film belajar pengetahuan baru di industri manapun jadi saya rasa program masterclass ini bisa terus dilakukan dan menjadi investasi dalam jangka panjang untuk menghadirkan generasi sineas yang inovatif dan juga berkualitas," papar Prilly.

Agar materi pembelajaran terasa berbobot, sejumlah praktisi andal dari berbagai lini industri film akan mengisi program ini secara bergantian. Para ahli mulai dari sutradara film, penulis skenario, penata sinematografi, tim tata busana (wardrobe), perias wajah (make up), hingga aktor kawakan siap membagikan wawasan mendalam mereka yang akan tayang secara rutin setiap bulan.

Akses Menonton Film Nominasi bagi Masyarakat Luas

Selain program edukasi, FFI 2026 juga meluncurkan Nomination Week untuk memanjakan para pencinta film. Program ini merupakan layanan penayangan (streaming) khusus bagi karya-karya sinema yang berhasil menembus daftar nominasi penghargaan tahun ini.

"Jadi habis malam nominasi sudah diumumkan siapa-siapa aja film-film yang masuk nominasi, kita buka website publik akan kita adakan streaming supaya kita juga bisa melibatkan publik ke film-film yang masuk ke dalam nominasi," lanjutnya.

Kehadiran terobosan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan langsung film-film berkualitas tersebut saat tayang di layar lebar. Melalui situs resmi tersebut, publik tidak hanya menjadi penonton pasif, melainkan ikut terlibat langsung dalam merayakan karya-karya yang masuk ke dalam nominasi.

Gebrakan ini sengaja menyasar masyarakat luas di berbagai penjuru daerah yang memiliki keterbatasan akses bioskop. Dengan adanya sistem digital ini, para penikmat seni tidak perlu datang langsung ke ibu kota untuk mengapresiasi film terbaik bangsa.

"Jadi nanti beberapa daerah juga bisa menonton film-film yang sudah masuk nominasi FFI," pungkas Prilly.

Sumber: