Celine Dion Kembali Gelar Konser Penuh Setelah Enam Tahun

Celine Dion Kembali Gelar Konser Penuh Setelah Enam Tahun

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Setelah sekitar enam tahun tidak menggelar konser penuh, Celine Dion akhirnya kembali menyapa penggemar lewat penampilan di Nanterre, Prancis, Sabtu (12/9) malam.

Penyanyi berusia 58 tahun itu membuka rangkaian 26 pertunjukan menetap di Plenitude Arena. Penampilan tersebut menjadi momen yang sudah lama dinantikan penggemar sejak pandemi COVID-19 sekaligus setelah Dion menjalani perjuangan menghadapi "Stiff-Person Syndrome".

Dion memulai konser dengan lagu "On Ne Change Pas" yang dirilis pada 1998. Seperti dilansir People pada Sabtu (12/9), ia sempat menghentikan penampilannya beberapa saat setelah lagu tersebut dimulai.

Dalam momen hening itu, pelantun "My Heart Will Go On" tersebut terlihat menyeka air mata. Dion kemudian meletakkan tangan di dada dan menyatukan kedua tangannya sebagai isyarat rasa terima kasih kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan.

Setelah momen mengharukan tersebut berlalu, Dion kembali menyelesaikan lagu pembuka. Ia kemudian melanjutkan penampilan dengan lagu era 90-an lainnya, “Destin”.

Dion setelah itu menyempatkan diri menyapa para penonton. Ia berbicara dalam bahasa Prancis dan kemudian beralih menggunakan bahasa Inggris.

“Ada banyak dari kalian di sini malam ini dari seluruh dunia. Terima kasih banyak telah datang. Jika ini pertama kalinya kalian di Paris, saya harap kalian jatuh cinta padanya, seperti saya. Akhirnya, sungguh luar biasa kita semua bersama," kata Celine Dion kepada penontonnya.

Celine Dion Tepati Janji Kembali ke Panggung

Di hadapan para penggemarnya, Dion mengungkapkan bahwa ia sebelumnya sudah membuat janji untuk kembali bernyanyi di atas panggung.

“Aku telah membuat janji. Aku berjanji untuk kembali, untuk kembali ke panggung. Jadi, inilah aku, bernyanyi untuk kalian dan bernyanyi untuk diriku sendiri, menyanyikan kehidupan!" lanjut Dion.

Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kesabaran para penggemar selama dirinya tidak menggelar konser penuh.

“Terima kasih banyak atas dukungan, kesabaran, dan jika boleh saya katakan: saya menjadi seperti sekarang ini karena kalian mencintai saya,” kata musisi itu kemudian, sebelum menyanyikan lagunya yang terkenal dari tahun 1996 berjudul "Because You Loved Me".

Konser penuh tersebut menjadi penanda penting setelah Dion terakhir kali tampil dalam konser penuh pada Maret 2020 di New Jersey, Amerika Serikat. Setelah pertunjukan itu, sisa turnya berhenti karena pandemi COVID-19.

Pertunjukan yang sempat dijadwalkan ulang kemudian batal karena komplikasi kesehatan yang berkaitan dengan diagnosis sindrom kaku otot yang diderita Dion.

Perjuangan Celine Dion dengan Gangguan Langka

Pada 2022, Dion mendapat diagnosis gangguan autoimun dan neurologis langka serta progresif. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kekakuan otot, masalah mobilitas, kejang yang menyakitkan, hingga sesak napas.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Dion tetap beberapa kali tampil di atas panggung setelah diagnosis. Penampilan pertamanya berlangsung di kaki Menara Eiffel dalam upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.

Pada tahun yang sama, Dion kembali tampil dalam peragaan busana "1001 Seasons of Elie Saab" di Arab Saudi. Namun, pertunjukan di Nanterre pada Sabtu (12/9) menjadi konser penuh pertamanya setelah kembali ke panggung.

Kembalinya Dion di Plenitude Arena sekaligus membuka rangkaian 26 pertunjukan menetap yang telah lama dinantikan para penggemarnya.

Sumber: