Ini Faktor Psikologis Mengapa Karyawan Mudah Lelah dan Cara Mengatasinya
--
SUMBAR.DISWAY.ID - Pernahkah Anda merasa sangat lelah secara emosional dan fisik hingga kehilangan motivasi untuk menyelesaikan rutinitas di kantor? Kondisi kelelahan akut atau burnout ini kini menjadi tantangan serius bagi banyak karyawan di berbagai sektor industri. Kabar baiknya, sebuah riset komprehensif berhasil memetakan akar permasalahan tersebut untuk membantu Anda menemukan solusinya.
Melansir dari laman Psychology Today pada Selasa (7/7), sebuah tinjauan ilmiah terhadap 1.192 penelitian selama 35 tahun menyimpulkan bahwa kunci kesejahteraan karyawan terletak pada pemenuhan kebutuhan mental. Tinjauan tersebut menegaskan bahwa para pekerja cenderung berkembang dan produktif ketika lingkungan kerja memenuhi tiga kebutuhan psikologis dasar mereka, yaitu otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial. Hal ini berlaku secara universal, tanpa memandang jenis pekerjaan, usia, maupun tahap karier seseorang.
Tiga Pemicu Utama Mengapa Karyawan Mengalami Penurunan Motivasi
Faktor pertama yang sangat memengaruhi kondisi mental pekerja adalah otonomi atau kebebasan dalam bekerja. Peneliti menyebut pekerja cenderung lebih termotivasi ketika manajemen memberikan kepercayaan untuk mengambil keputusan dalam tugas mereka, bukan terus-menerus mengawasi atau mengendalikan setiap pergerakan mereka. Sebaliknya, karyawan yang merasa terus diawasi, dikendalikan, atau terlalu sering menerima pengawasan berlebihan cenderung mengalami penurunan motivasi yang drastis.
Selain otonomi, pemicu kedua adalah kebutuhan akan kompetensi. Para pekerja membutuhkan kesempatan nyata untuk mengembangkan keterampilan mereka, menerima umpan balik yang bermanfaat, serta merasa mampu menghadapi tantangan dalam pekerjaan. Menurut peneliti, motivasi akan lebih mudah menurun apabila beban pekerjaan terasa membingungkan, terlalu berat, atau sama sekali tidak memberikan peluang untuk berkembang.
Faktor ketiga yang tidak kalah penting adalah keterhubungan sosial. Dukungan moral dari rekan sejawat, kehadiran atasan yang mau mendengarkan, serta rasa memiliki dalam lingkungan kerja berkontribusi besar terhadap motivasi dan kesejahteraan pekerja. Temuan tersebut dinilai semakin relevan hari ini di tengah meningkatnya sistem kerja jarak jauh (remote) dan hibrida. Meskipun menawarkan fleksibilitas waktu, sistem kerja modern ini berpotensi mengurangi interaksi sosial antarkaryawan sehingga memicu rasa sepi.
Kualitas Motivasi dan Strategi Ampuh Menghalau Kelelahan Kerja
Menariknya, peneliti juga menemukan bahwa kualitas motivasi jauh lebih berpengaruh dibandingkan besarnya motivasi itu sendiri. Pekerja yang terdorong oleh rasa senang dan makna mendalam dalam pekerjaan menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kinerja yang jauh lebih baik. Hasil ini sangat kontras jika kita bandingkan dengan mereka yang bekerja terutama karena tekanan, rasa bersalah, imbalan finansial semata, atau ketakutan.
Sebaliknya, pekerja yang merasa kehilangan kendali atas tugasnya, kewalahan karena beban kerja yang menumpuk, atau terisolasi dari lingkungan sosial lebih berisiko mengalami kelelahan kerja atau burnout. Dampak buruknya, kondisi ini menurunkan keterlibatan mereka dalam pekerjaan serta memicu keinginan yang lebih besar untuk mengundurkan diri (resign). Peneliti juga menilai bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perlu diarahkan untuk mendukung kebutuhan psikologis pekerja, bukan justru mengurangi rasa memiliki kendali, kesempatan berkembang, maupun hubungan sosial di tempat kerja.
Sebagai solusi nyata berdasarkan hasil tinjauan komprehensif tersebut, peneliti menyarankan para pekerja untuk mengambil langkah proaktif. Anda dapat mulai membangun keterampilan baru secara bertahap, memperkuat jalinan hubungan sosial dengan rekan kerja, serta mengaitkan setiap tugas pekerjaan dengan nilai-nilai pribadi. Selain itu, cobalah untuk lebih aktif berdiskusi mengenai cara kerja yang efektif dengan tim agar seluruh kebutuhan psikologis Anda dapat terpenuhi dengan baik.
Sumber: