Beruang Serang 3 Warga Talamau, BKSDA Sumbar Turun Tangan

Beruang Serang 3 Warga Talamau, BKSDA Sumbar Turun Tangan

--

Sumbar.Disway.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan tim guna menindaklanjuti kemunculan beruang di Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, yang sebelumnya dilaporkan menyerang tiga warga.

"Tim BKSDA sudah turun ke lapangan bersama masyarakat setempat masih melakukan penelusuran arah larinya beruang itu," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II BKSDA Sumbar Ade Putra di Simpang Empat, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menyampaikan bahwa kemunculan satwa liar tersebut menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat karena dikhawatirkan kembali terjadi serangan.

Berdasarkan laporan, insiden terjadi pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 08.00 WIB, saat seekor beruang menyerang warga yang tengah memanen padi di kawasan Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Talamau.

Ketika peristiwa berlangsung, para korban sedang bekerja di sawah. Tiba-tiba, beruang muncul dari sekitar area tersebut dan langsung menyerang warga yang berada di lokasi.

"Warga di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sekaligus mengamankan situasi," katanya.

Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka, yakni Aidil Putra (20) asal Barulak Sinuruik, Sabri (65) dari Talu, Talamau, serta Maijasman (63) warga Barulak Talamau.

Usai insiden, sejumlah warga berupaya menelusuri jejak beruang di sekitar tempat kejadian sambil menunggu aparat berwenang datang untuk melakukan penanganan lanjutan.

Ketiga korban kemudian dievakuasi guna memperoleh perawatan medis. Saat ini mereka dirawat di RSUD Pasaman Barat dan Puskesmas Talu.

"Situasi di lokasi berangsur kondusif dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat," ujarnya.

Hingga kini, petugas BKSDA, termasuk dari BKSDA Agam, bersama wali nagari dan warga setempat masih melakukan pelacakan untuk mengetahui arah pelarian beruang tersebut.

 

Sumber: