HUT ke-81 PMI, 300 Relawan Muda di Padang Diuji Kesiapannya Hadapi Bencana

HUT ke-81 PMI, 300 Relawan Muda di Padang Diuji Kesiapannya Hadapi Bencana

Sekda Padang Raju Minropa dan Ketua PMI Zulhardi Z Latif dorong penguatan kompetensi 300 relawan muda hadapi situasi darurat bencana.-Dok. Istimewa-

SUMBAR.DISWAY.ID -- Lebih dari 300 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR) mengikuti uji keterampilan dan kesiapsiagaan bencana dalam kegiatan Galang Kreativitas Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Apeksi, Kompleks Perkantoran Balai Kota Padang, Aie Pacah, tersebut digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI sekaligus memperkuat kapasitas relawan muda dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari pembinaan untuk memastikan relawan memiliki keterampilan yang memadai saat menghadapi bencana maupun situasi darurat lainnya.

BACA JUGA:Bus Angkutan Sarah Nyungsep ke Bawah Jembatan di Agam, Satu Penumpang Luka

Menurut Raju, kemampuan relawan perlu terus diasah melalui latihan dan evaluasi secara berkala. Dengan begitu, pengetahuan kepalangmerahan yang diperoleh selama pembinaan dapat diterapkan secara tepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Perlombaan ini bukan hanya sekadar mencari pemenang dan mendapatkan hadiah, tetapi juga menjadi wujud kesiapsiagaan para relawan PMI apabila terjadi bencana maupun situasi kedaruratan lainnya. Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi adik-adik kita sebagai relawan bencana nantinya,” ujar Raju.

Ia menilai, kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pelayanan kemanusiaan, terutama dalam menghadapi potensi bencana. Relawan dituntut mampu memahami situasi, memberikan pertolongan sesuai kompetensi, serta berkoordinasi dengan unsur lain dalam penanganan keadaan darurat.

Karena itu, Raju berharap pembinaan sejak tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi dapat melahirkan relawan yang terampil, disiplin, dan memiliki tanggung jawab sosial. Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, dan masyarakat.

BACA JUGA:51 Ribu Kunjungan ISPA di Padang, DPRD Desak Pemerintah Pusat Gerak Cepat Atasi Kabut Asap

“Kita berharap melalui kegiatan ini, seluruh relawan di bawah jajaran PMI semakin siap menghadapi bencana. Ketika PMR, KSR, dan PMI dibutuhkan oleh masyarakat, mereka sudah memiliki kesiapan dengan kompetensi yang lebih baik,” katanya.

Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menjelaskan Galang Kreativitas Relawan menjadi sarana untuk mengukur kemampuan peserta setelah menjalani latihan rutin di sekolah maupun perguruan tinggi. Sebagian peserta, katanya, telah mengikuti latihan satu hingga dua kali dalam sepekan.

“Kegiatan ini merupakan uji kemampuan bagi adik-adik kita yang selama ini telah berlatih secara rutin, baik sekali maupun dua kali dalam seminggu. Melalui perlombaan ini, kita ingin melihat sejauh mana ilmu yang mereka peroleh masih dapat dipertahankan dan dipraktikkan dengan baik,” kata Zulhardi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sejumlah perlombaan, di antaranya keterampilan tandu, pertolongan pertama, mewarnai, serta gladi dan manajemen posko. Setiap kategori dirancang untuk menguji kemampuan teknis, ketangkasan, kreativitas, dan koordinasi peserta sesuai tingkatannya.

BACA JUGA:Pemkab Pasbar dan Kementerian UMKM Perkuat Akses Pasar bagi 89 UMKM Terdampak Bencana

Sumber: