Bocah 8 Tahun Terbawa Arus hingga ke Tengah Laut di Pantai Api-Api Pessel
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem di Sumbar. Gubernur Mahyeldi imbau warga siaga bencana hidrometeorologi dan siapkan stok air bersih.-Dok. Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun berhasil diselamatkan setelah terseret arus laut di kawasan Pantai Api-Api, Nagari Api-Api, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (24/10/2026). Korban sempat terombang-ambing di laut selama kurang lebih dua jam sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh warga setempat.
Korban diketahui bernama Adli Fairus, warga Nagari Api-Api. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Loistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Hendri Agustian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB ketika korban mandi di tepi pantai bersama dua orang temannya yang sebaya.
Saat ketiganya bermain di pinggir pantai, korban terbawa arus laut yang cukup deras hingga menjauh dari bibir pantai. Kondisi tersebut membuat korban berada dalam situasi berbahaya dan membutuhkan pertolongan segera.
BACA JUGA:BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Waspada
Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan dari Posko Painan bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi.
Namun, sebelum proses evakuasi oleh petugas selesai dilakukan, korban berhasil ditemukan dan ditolong oleh warga yang menggunakan perahu. Saat itu, korban telah terbawa arus hingga ke perairan sekitar kawasan Pantai Nagari Kapuh.
Hendri Agustian menjelaskan, korban sempat terombang-ambing di laut selama kurang lebih dua jam sebelum berhasil diselamatkan. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Bayang untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain di kawasan pantai. Aktivitas di laut memiliki risiko yang perlu diantisipasi, terutama ketika arus cukup kuat dan kondisi perairan tidak bersahabat.
BACA JUGA:Gandeng DPR RI, Pemko Payakumbuh Perluas Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan dan Informal
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membiarkan anak-anak mandi atau bermain di laut tanpa pengawasan orang dewasa. Kewaspadaan terhadap kondisi ombak dan arus perlu menjadi perhatian bersama guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di wilayah pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.
Sumber: