ISKADA se-Sumbar Berkumpul di Mandeh, Harneli Mahyeldi Ajak Perkuat Kolaborasi

Senin 12-10-2026,15:49 WIB
Reporter : Afrizal
Editor : Dimas Chandra Permana

SUMBAR.DISWAY.ID -- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, mengajak seluruh istri kepala daerah dan istri wakil kepala daerah se-Sumatera Barat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan, kesejahteraan, serta pemberdayaan ekonomi perempuan.

Ajakan tersebut disampaikan Harneli saat pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat bersama para pengurus organisasi perempuan di Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (12/10/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Barat Detta Vasko, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Barat, Ketua TP-PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pesisir Selatan Oktarina Risnaldi, Ketua DWP Pesisir Selatan Siska Zainal Arifin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

BACA JUGA:Wabup Risnaldi Tinjau Rumah Terdampak Banjir di Tapan, Relokasi Jadi Opsi Penanganan

Dalam sambutannya, Harneli menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir di Kabupaten Pesisir Selatan. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan organisasi perempuan setempat yang menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.

Ia berharap kunjungan para istri kepala daerah dan istri wakil kepala daerah beserta pengurus organisasi perempuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih telah hadir. Mudah-mudahan kedatangan kita membawa berkah bagi Pesisir Selatan. Bukan hanya datang hari ini, tetapi ke depan ajak keluarga untuk datang ke Pesisir Selatan,” ujarnya.

Menurut Harneli, pertemuan ISKADA menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus meningkatkan sinergi dan kolaborasi organisasi perempuan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Gerak Cepat, Wabup Risnaldi Tinjau Jalan Terban yang Mengisolasi Kawasan Sako

Ia menyebutkan, BKOW Sumatera Barat menaungi 61 organisasi, sementara DWP menjadi wadah bagi para istri aparatur sipil negara, termasuk istri kepala dinas. Kekuatan organisasi tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk menjalankan program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga dan masyarakat.

Harneli mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi menghadirkan berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. 

Karena itu, ia mengajak seluruh organisasi perempuan untuk memperkuat peran dalam menjaga ketahanan keluarga dan membina generasi muda.

Ada empat hal yang ditekankan Harneli untuk menjadi perhatian bersama, yakni memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga, mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan, serta memperkuat pendidikan karakter.

BACA JUGA:Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan, 5.000 Peserta Ikuti Jalan Sehat ILUNI SMPN 2 Padang Panjang

Pertama, ketahanan keluarga harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan perilaku anak. Ketika kondisi keluarga rapuh, berbagai persoalan dapat muncul, termasuk perceraian dan kurangnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

Kategori :