Minang Geopark Run 2026 di Bukittinggi Diikuti 3.800 Pelari

Minang Geopark Run 2026 di Bukittinggi Diikuti 3.800 Pelari

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah membuat Kota Bukittinggi kembali ramai melalui penyelenggaraan Minang Geopark Run Series 2026. Ajang olahraga bertaraf nasional tersebut menarik 3.800 peserta, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, yang mengikuti kegiatan dengan titik awal di kawasan Jam Gadang pada Minggu, 1 November 2026.

Minang Geopark Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba dengan jumlah peserta yang berbeda. Kategori 5K menjadi pilihan terbanyak dengan 1.950 pelari, disusul kategori 10K sebanyak 1.050 peserta dan kategori 21K yang diikuti 800 pelari.

Partisipasi peserta dari luar daerah turut memberikan nilai tambah bagi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang olahraga, Minang Geopark Run juga membuka kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata Bukittinggi kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.

Bima Arya Apresiasi Minang Geopark Run sebagai Ajang Promosi Wisata

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Minang Geopark Run. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini menjadi salah satu cara positif untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas.

Ia berharap penyelenggaraan Minang Geopark Run dapat terus berlanjut dan berkembang. Dengan begitu, kegiatan tersebut berpeluang menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah pada pelaksanaan berikutnya.

Bagi Bima Arya, keikutsertaannya dalam Minang Geopark Run tahun ini juga menjadi pengalaman yang telah lama dinantikan. Ia mengaku baru pertama kali hadir dan bergabung dalam kegiatan tersebut.

"Ini pertama kali saya hadir dan bergabung dalam Minang Geopark Run. Sudah lama ingin bergabung, Alhamdulillah akhirnya kesampaian. Suasananya memang berbeda, sejuk dan indah, penyelenggaraanya rapi dan semoga finish strong," ujarnya.

70 Persen Peserta dari Luar Sumbar, Hotel dan UMKM Ikut Merasakan Dampak

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias juga berharap Minang Geopark Run dapat terus diselenggarakan dan dikembangkan. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pariwisata sekaligus perekonomian masyarakat setempat.

Ramlan menyebut sekitar 70 persen dari total 3.800 pelari berasal dari luar Sumatra Barat. Kedatangan peserta dari berbagai daerah itu turut meningkatkan aktivitas ekonomi, terutama tingkat hunian hotel dan kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dampak tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas sektor kuliner hingga belanja selama kegiatan berlangsung. Bukittinggi juga memiliki lebih dari 10.000 UMKM yang dapat merasakan manfaat dari ramainya kunjungan peserta dan wisatawan.

"Melalui kegiatan ini, kita juga ingin memperkenalkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan, sekaligus mengenalkan sejarah dan budaya yang kita miliki. Kita tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi bagaimana kegiatan ini dapat mempromosikan pariwisata dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk UMKM kita yang jumlahnya lebih dari 10.000," ujarnya.

Selain Minang Geopark Run, Pemerintah Kota Bukittinggi juga menyiapkan agenda olahraga lainnya. Ramlan menyampaikan rencana penyelenggaraan kembali Jam Gadang Fun Run pada Juni tahun depan sebagai bagian dari program 1.001 Event Pemko Bukittinggi.

Pemerintah Kota Bukittinggi berharap berbagai kegiatan olahraga dan pariwisata tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Melalui agenda itu, pemerintah juga ingin memperkenalkan sejarah dan budaya daerah sehingga posisi Bukittinggi sebagai salah satu tujuan wisata di Sumatra Barat semakin kuat.

Sumber: