Sumbar.Disway.id - Berolahraga di bulan puasa tetap bisa dilakukan asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Kuncinya adalah menyesuaikan waktu, jenis, dan intensitas latihan agar tubuh tetap bugar tanpa menguras energi secara berlebihan.
Salah satu waktu terbaik untuk berolahraga adalah menjelang berbuka puasa, sekitar 30–60 menit sebelumnya. Pada waktu ini, Anda bisa segera mengganti cairan dan energi yang hilang setelah latihan. Alternatif lainnya adalah setelah salat tarawih, ketika tubuh sudah mendapatkan asupan makanan dan cairan yang cukup.
Pilih jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda santai, yoga, atau latihan kekuatan dengan beban ringan. Hindari latihan yang terlalu berat dan berdurasi panjang karena berisiko menyebabkan dehidrasi dan kelelahan berlebih.
Perhatikan juga asupan nutrisi saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta cukup cairan agar tubuh tetap berenergi. Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan air putih di antara waktu berbuka hingga sahur.
Terakhir, dengarkan sinyal tubuh Anda. Jika merasa pusing, lemas berlebihan, atau tanda dehidrasi, segera hentikan aktivitas dan beristirahat. Dengan perencanaan yang tepat, olahraga saat puasa tetap aman dan membantu menjaga kebugaran sepanjang Ramadan.