Selain memberikan konsistensi creamy, tahu sutra juga menambah kandungan protein dalam masakan.
2. Susu Kedelai
Bagi yang mencari alternatif berbasis nabati, susu kedelai termasuk pilihan paling populer.
Rasanya cenderung ringan dengan tekstur cukup creamy.
Susu kedelai juga mengandung protein yang cukup tinggi dibanding santan. Saat digunakan dalam masakan, kamu bisa menggantinya dengan perbandingan 1:1.
3. Susu Oat
Susu oat juga mulai banyak digunakan sebagai alternatif santan karena rasanya netral dan teksturnya cukup lembut.
BACA JUGA:Ingin Membuat Kue Nastar Nanas? Ini Caranya
BACA JUGA:Hadapi Lonjakan Wisatawan Lebaran, PKL Pantai Carocok Painan Mulai Bersolek
Bahan ini cocok digunakan dalam saus ringan, minuman, atau bahkan campuran masakan tertentu tanpa mengubah rasa utama hidangan.
4. Susu Evaporasi
Jika kamu menginginkan kekentalan mendekati santan, susu evaporasi bisa menjadi pilihan.
Susu ini diproses dengan cara mengurangi kadar airnya sehingga teksturnya lebih pekat.
Susu evaporasi sering digunakan untuk sup atau hidangan berkuah yang membutuhkan konsistensi kental.
5. Greek Yoghurt
Greek yoghurt juga dapat menjadi alternatif menarik, terutama untuk hidangan kari atau saus.
Teksturnya yang kental memberikan sensasi creamy, sementara rasa asamnya yang ringan justru dapat menambah dimensi rasa pada masakan.
6. Susu Beras
Susu beras memiliki tekstur yang lebih ringan dibanding santan.
Bahan ini cocok untuk hidangan yang tidak membutuhkan kuah terlalu kental.
Salah satu keunggulan susu beras adalah sifatnya yang ramah bagi penderita alergi susu sapi maupun kacang-kacangan.